Arsip

Pendampingan Kapasitas Jaga warga desa Katongan

Wartodeso,Katongan Jum’at 6 September 2019.Dalam rangka implementasi Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 6 tahun 2019 tentang jaga warga,Pemerintah DIY bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pendampingan/pembinaan/Pengembangan Kapasitas jaga warga.Eko Prasetyo sebagai tenaga ahli Badan Kesbangpol menyampaikan bahwa tujuan Jaga Warga adalah menghidupkan kembali kearifan lokal,yang terdiri dari 3 divisi yaitu keamanan,kesejahteraan,persatuan dan kesatuan.Dari Dinas Pariwisata Gunungkidul Eri Martono dalam unsur pengembangan Pariwisata desa Katongan aspek utama adalah keamanan.Memberikan kesempatan kepada desa Katongan apabila terdapat potensi wisata untuk berkoordinasi dengan Dinas.

Supriyono Sekertaris Dinas Koperasi dan UKM menambahkan bahwa peran jaga warga terkait dengan lingkungan,umkm yang memiliki potensi luar biasa.Sebagai penutup kepala Kesbangpol Agung Supriyono SH menyampaikan jaga warga merupakan kebutuhan daerah dalam rangka deteksi dan cegah dini serta untuk memperkuat ketahanam dan kewaspadaan masyarakat.

API MELALAP HABIS DAPUR SULADI WARGA NGLEBAK

Wartodeso,Nglebak 20 Agustus 2019.Suladi(45) warga Rt 05 Nglebak,tak pernah menyangka kalau yang terbakar adalah rumahnya.karena dia baru saja keluar rumah.teriakan dan titir warga membuat dia ikutan lari menuju tkp.betapa terkejutnya saat dia tahu rumahnya telah dilalap api.Siti istri suladi yang sedang berada didepan rumah tidak menyadari kalau rumah bagian belakangnya telah terbakar.Warga bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya sambil.menunggu tim pemadam kebakaran.Tapi karna karena panas dan angin kemarau yang kencang membuat api semakin besar dan meludeskan “kampung” hingga rata dengan tanah.Beruntung warga segera membantu mengeluarkan barang barang dari dalam rumah,sehingga tidak ikut terbakar.Api duduga berasal dari pawon dan merembet ke tumpukan kayu bakar yang ada disebelahnya.

Semua isi dalam dapur habis,termasuk persediaan makanan hasil panen padi,kacang,beras dan lain-lain.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,Tetapi tangan kanan Suladi melepuh karena berusaha memadamkan api dengan naik ke genting,berharap api tidak menjalar kerumah utama.kerugian diperkirakan 20 juta rupiah.

NGLEBAK DALAM NAPAK TILAS BUMI SALATAN

Wartodeso,Nglebak Minggu 18 Agustus 2019.Karangtaruna Garda bersama warga Masyarakat Nglebak dalam merayakan HUT RI ke-74 mengadakan iven dengan tema Napak Tilas Bumi Salatan dengan menggelar seni jathilan,gejok lesung,toklik,Gedruk dan Trail.Kepala desa Katongan Jumawan menyatakan sangat bangga dengan acara ini karena merupakan wujud kepedulian terhadap kebudayaan.Beliau juga mengatakan bahwa tokoh budaya banyak terdapat di Nglebak.Karang taruna bersama warga masyarakat bergotong royong mewujudkan acara ini.

BHAYADA CUP 2019 TEAM REJIVOC JERUKLEGI JUARA

Kamis 15 Agustus 2019.Malam ini Grand final Bhayada Cup 2019 putra antara Team Rejivoc Jeruklegi Vs Team Putra Manunggal Kepuhsari,Sedangkan untuk putri Team jeruklegi Vs Perbutan.Sebelum pertandingan dimulai Kades Katongan Jumawan menutup acara ini,beliau berharap Desa Katongan mempunyai atlit bola volly yang handal bisa mengharumkan nama desa.Dihadapan ribuan penonton pertarungan sengit antara team Rejivoc vs Putra Manunggal berjalan seru dan menegangkan dengan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Jeruk legi.

Sementara uñtuk team Putri Team Jeruk legi mengalahkan team Perbutan dengan Skor 3-0.Masyarakat sangat antusias dengan terselenggaranya acara ini,terbukti dengan banyaknya warga memadati Lapangan bola volly.Karang taruna desa sebagai panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini dengan sukses.

KEPUHSARI SIAP PENGAGUNGAN

Wartodeso,senin 5 Agustus 2019.Persiapan menghadapi team penilai dari Pengagungan dusun 100%.Masyarakat bergotong royong membuat pagar dan membersihkan lingkungan dan jalan masing masing wilayah Rt.Pukul 9:30 team penilai yang di pimpin oleh Camat Nglipar Sukamto sampai di Gapura padukuhan untuk memotong pita sebagai simbul dibuka dan dimulai penilaian.Warga masyarakat berkumpul menyambut kedatangan team.Dengan dikawal Karangtaruna Putra Manunggal kepuhsari,linmas dan KTBN mengelilingi dusun kepuhari,dari Gardu,rumah sehat dan pertanian.Sampai di balai padukuhan Kepuhsari kembali Camat Nglipar memotong pita dan disambut orkes cokean dan trebang.Team penilai yang berjumlah lebih dari 30 personil kembali menilai kelengkapan dari Rt,pkk,karangtaruna,Kelompok tani/ternak,LPMP,Spamdus.

Dalam sambutanya Sukamto sangat bangga dengan sambutan warga masyarakat Kepuhsari.Beliau berharap kebersihan tidak hanya dilakukan kalau ada lomba saja,tetapi setiap hari harus bersih dan tetap membudayakan gotongroyong.