Katongan

Saatnya Singkong Jadi Ratu di Negeri Sendiri

Olahan pangan lokal dari mokaf

Warto Deso – Jumat 23, Maret 2018 – Semin – Kita patut prihatin Gunungkidul yang dulu kondang sebagai penghasil singkong terbesar dan bahkan penyuplai terbesar ke wilayah Bantul, sekarang hasil panen singkong sangat menurun drastis bahkan sekarang kalah dengan wilayah Pacitan dll. Hal ini patut jadi keprihatinan kita bersama untuk menjadikan singkong kembali jadi primadono di Gunungkidul yang identik sebagai “Kota Gaplek”.

Retno Kadarsih, S.I.P Manager Area Gunungkidul

LSM PALUMA mengadakan pelatihan pembuatan tepung berbahan baku singkong yang disebut tepung mocaf dan dilanjutkan pelatihan olahan makanan dari Mokaf. Pelatihan berlangsung dirumah Ngatinem KWT Bedil Wetan dan diikuti perwakilan UMKM olahan makanan dari Desa Katongan Nglipar dan Rejosari Semin.

Peserta dibimbing langsung oleh Rosalia Mahanani mengenai resep dan pembuatan olahan pangan lokal terutama dari tepung mokaf. Diantaranya Kue Semprit, Es Krim Singkong, Mocaf Cupcake Coklat, Mie Ubi dan Puding Suweg.

Ibu ibu peserta pelatihan sangat antusias mengikuti arahan dari pembimbing bahkan mereka langsung disuruh praktek membuat olahan pangan lokal tersebut, kemudian setelah jadi langsung diberikan evaluasi dan pengarahan.

Ternyata olahan pangan lokal berbahan baku tepung mokaf dari citarasa dan penampilan tidak kalah enak dan menarik dengan olahan dari tepung terigu. Hal ini jadi nilai plus untuk olahan mocaf karena citarasanya yang khas juga bahan bakunya yang berupa singkong sangat banyak ditanam petani Gunungkidul. Bilamana olahan mocaf sudah banyak diminati maka secara tidak langsung semangat petani untuk menanam singkong semakin tinggi dikarenakan harga jual juga semakin tinggi. Saatnya singkong jadi ratu dan primadona di negeri sendiri.

0 thoughts on “Saatnya Singkong Jadi Ratu di Negeri Sendiri”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *