Katongan

Ketua DPRD Gunungkidul Tekankan Pembinaan Wawasan Kebangsaan

Warto Deso – Kamis,22 Maret 2018 – Katongan – PemDes Katongan berkerjasama dengan Bakesbangpol Gunungkidul dan DPRD Gunungkidul mengadakan Pembinaan Wawasan Kebangsaan di Balai Desa Katongan dan dihadiri Muspika Kec. Nglipar, Perangkat Desa Katongan (Dukuh) , Tokoh Masyarakat , Tokoh Pemuda dan Karang Taruna se Desa Katongan, serta ibu ibu pengurus PKK.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Indonesia Raya”, dilanjutkan pembacaan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

” Marilah kita terapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Saat ini sudah jarang sekali generasi muda yang hafal dan paham akan Pancasila. Jadi saatnya kita mantapkan lagi wawasan kebangsaan kita” sambutan Sutrisna Kepala Desa Katongan mengawali acara.

Sekretaris Kecamatan (SekCam) Nglipar, Sukadi menyampaikan akan pentingnya Pancasila. Keprihatinan akan berkurangnya pemahaman dan penerapan nilai nilai Pancasila oleh generasi muda sekarang. Secara tidak langsung akibat perkembangan teknologi yang tidak terkendali seperti HP yang bisa mengakses informasi internet atau dunia maya, istilah sekarang media sosial (medsos) yang mempengaruhi pola pergaulan dan pola pikir anak muda. Anak muda sekarang jarang yang hafal akan Pancasila apalagi paham akan nilai nilai Pancasila, untuk itu perlunya pembinaan wawasan kebangsaan dari sejak dini.

” Tantangan Kehidupan Kebangsaan ada dua yaitu tantangan eksternal berupa arus gelombang globalisasi dan pertarungan antar ideologi melalui media massa. Tantangan internal yang bersumber dari keragaman kebudayaan, suku, agama dan ras. melemahnya penghayaan terhadap nilai nilai pancasila akibat dari ketidakmampuan mengelola dua tantangan itu. Makanya kita harus mengimpletasikan wawasan kebangsaan dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara” Penjelasan Drs. Mulat Martono, M.Si Kepala Bidang Bina Idiologi dan Ketahanan Nasional Bakesbangpol Gunungkidul.

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno, SE menerangkan tentang sejarah lahirnya Pancasila yang berawal dari pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945. Falsafah hidup jawa ternyata banyak terkandung faham pancasila, yaitu Sangkan paraning dumadi, Manunggaling kawula Gusti, Memayu hayuning bawana.

Acara dilanjutkan dengan diskusi, dimana banyak peserta undangan yang menanyakan permasalahannya diantaranya mengenai pengaruh Hp bagi perkembangan anak yang langsung ditanggapi oleh Bakesbangpol, pertanyaan lain berkenaan sila ke 5 Pancasila,Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yaitu masalah Kartu BPJS ditanggapi oleh SekCam Nglipar, dan pertanyaan terakhir mengenai pembangunan Jembatan , Aspal Jalan dan RKTL ditanggapi langsung oleh Ketua DPRD Gunungkidul.

Acara ditutup dengan Menyanyikan Lagu “Padamu Negeri”, dilanjutkan “Deklarasi Anti Hoax” yang diikrarkan Ketua DPRD GK, SekCam Nglipar, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Kepala Desa Katongan, serta perwakilan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Karang Taruna Desa Katongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *